MICROSOFT EXCEL



Fungsi Text pada Microsoft Excel

1.        Fungsi CHAR
Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai karakter pada sebuah angka.
Syntax : CHAR(angka)
Angka adalah type data angka yang berisi 1 sampai dengan 255 yang mewakili penulisan karakter yang Anda inginkan.
Contoh : =CHAR(33) akan menghasilkan “A”, karena angka 33 merupakan kode untuk karakter A.

2.        Fungsi CLEAN
Fungsi ini digunakan untuk menghilangkan karakter asing yang tidak diperlukan seperti tanda ♦, ♥  atau symbol lainnya. Untuk lebih jelas lagi dalam menggunakan fungsi CLEAN, bukalah Microsoft Excel Anda kemudian ketiklah pada cell A1 dengan formula=CHAR(7)&TEXT&CHAR(7) kemudian pada cell A2 ketiklah fungsi =CLEAN(A1) hasilnya seperti dibawah ini.




 


Gambar : Contoh Penggunaan Fungsi CHAR dan CLEAN




3.        Fungsi CONCATENATE
Fungsi Concatenate digunakan untuk menggabungkan data teks.
Syntax : CONCATENATE(Text1, Text2, Text3, …….)
Text1, Text2, Text3 dan selanjutnya merupakan teks yang akan digabung. Text dapat berupa tulisan kata (String) atau cell yang mewakili String tersebut.
Contoh = =CONCATENATE(A2,” “,”RIZAL”,” “,45,” “,”TAHUN”)
Hasilnya adalah :
Gambar : Contoh Penggunaan Fungsi CONCATENATE



 




4.        Fungsi EXACT
Fungsi EXACT digunakan untuk membandingkan 2 data teks yang sama. Fungsi ini akan menghasilkan nilai TRUE jika ditemukan data yang sama dengan data pembanding dan akan menghasilkan nilai FALSE jika tidak ada data yang sama dengan data pembanding. Fungsi EXACT bersifat sensitive-case atau membedakan penulisan antara huruf kecil dan huruf kapital, seperti KOTA dan kota akan bernilai FALSE.
Syntax : EXACT(teks1, tex2)
Teks1 merupakan data pembanding dan teks2 merupakan data teks yang diuji
kesamaannya dengan data pembanding.
Contoh : Membandingkan data pada kolom seperti gambar di bawah ini :
Contoh menggunakan fungsi EXACT pada Microsoft Excel






5.        Fungsi LEN

Fungsi LEN digunakan untuk mengetahui jumlah karakter pada teks termasuk simbol dan spasi.

Syntax : LEN(teks)

teks : dapat berupa teks langsung seperti =LEN(“Microsoft Excel”) yang akan menghasilkan nilai 15 karena jumlah karakter pada Microsoft Excel adalah 15 karakter. Teks juga dapat menggunakan cell yang mewakili teks seperti =LEN(A3) yang akan menghitung jumlah karakter pada cell A3.



6.        Fungsi LEFT

Fungsi LEFT digunakan untuk mengambil karakter sebuah teks dari sebelah kiri.

Syntax : LEFT(teks, jumlah_karakter)

teks : dapat berupa teks langsung seperti =LEFT(“Microsoft Excel”, 3) yang akan menghasilkan karater “Mic” karena diambil karakter Microsoft Excel sebanyak 3 karakter dari kiri. Teks juga dapat menggunakan cell untuk mewakili teks seperti =LEFT(A3,3) yang akan mengambil karakter dari teks pada cell A3 sebanyak 3 karakter dari kiri.

jumlah_karakter : diisi dengan jumlah digit karakter yang akan diambil dari teks.


7.      Fungsi RIGHT

Fungsi RIGHT digunakan untuk mengambil karakter sebuah teks dari sebelah kanan. Merupakan kebalikan dari fungsi LEFT.

syntax : RIGHT(teks, jumlah_karakter)

Untuk keterangan sama dengan pada fungsi LEFT karena secara penulisan, hanya saja fungsi RIGHT mengambil karakter dari kanan. Contoh =RIGHT(“Microsoft Excel”, 3) akan menghasilkan karakter “cel“.


8.        Fungsi MID

Fungsi MID digunakan untuk mengambil karakter dari tengah teks.

syntax : MID(teks, no_urut_mulai, jumlah_karakter)

teks : untuk keterangan teks sama dengan fungsi teks yang telah dijelaskan tadi no_urut_mulai : adalah angka yang menentukan dari karakter berapa kita akan ambil atau menunjukkan posisi awal  karakter dari teks yang akan kita ambil. Untuk no_urut_mulai dihitung dari kiri.  Jika angka no_urut_mulai lebih besar dari jumlah karakter maka kita akan menemukan pesan error pada microsoft Excel #VALUE.

jumlah_karakter : adalah nilai dari jumlah karakter yang akan kita ambil dimulai dari no_urut_mulai. Jika jumlah_karakter benilai negatif maka akan muncul pesan error #VALUE, jumlah_karakter harus lebih atau sama dengan nol (0).

Untuk lebih memahami fungsi MID lihat ilustrasi gambar dibawah ini.

 

 

 

 


9.        Fungsi PROPER

Fungsi PROPER digunakan untuk merubah karakter pertama Kata pada teks menjadi huruf KAPITAL. Contoh =PROPER(“tutorial microsoft excel”) akan menjadi Tutorial Microsoft Excel.

syntax : PROPER(teks).

 

10.    Fungsi UPPER

Fungsi UPPER akan merubah semua karakter pada teks menjadi huruf KAPITAL. Contoh=UPPER(“tutorial microsoft excel”) akan menjadi TUTORIAL MICROSOFT EXCEL.

syntax : UPPER(teks)

 

11.    Fungsi LOWER

Fungsi LOWER akan merubah semua karakter pada teks menjadi huruf kecil.

Contoh =LOWER(“Tutorial MICROSOFT excel”) akan menjadi tutorial microsoft excel.

syntax : LOWER(teks)








FUNGSI VLOOKUP DAN HLOOKUP

Fungsi Vlookup dan Hlookup merupakan fungsi referensi yang lazim digunakan pada Microsoft Excel. Fungsi vlookup dan hlookup sangat mudah dan efesien penggunaannya pada kasus seperti pencarian variabel dan yang sesuai dengan kode tertentu, contohnya dalam melakukan pencarian harga barang berdasarkan kode barang.
Perbedaan antara Vlookup dan Hlookup hanya pada orientasi tabel referensi yang digunakan untuk mengembalikan nilai. Jika Vlookup tabelnya dilihat secara vertikal (V untuk vertical) dan Hlookup secara horisontal (H untuk Horizontal). Format penulisan atau syntax dari vlookup dan hlookup yaitu sebagai berikut ini :
vlookup(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup])
hlookup(lookup_value, table_array, row_index_num, [range_lookup])
Keterangan Fungsi Referensi:
·           lookup_value :
sebagai nilai patokan awal untuk menentukan nilai dari tabel referensi (bisa diisi dengan string atau teks)
·           table_array :
Tabel yang akan dijadikan sebagai referensi untuk pencarian nilai.
·           col_index_num :
Nomor Urutan kolom data (pada fungsi Vlookup) yang akan diambil nilainya (diisi dengan angka)
·           row_index_num :
Nomor Urutan baris data (pada fungsi Hlookup) yang akan diambil nilainya (diisi dengan angka)
·         [range_lookup] (opsional) :
Menentukan bentuk pencarian, apakah ingin melakukan bentuk pencarian kecocokan tepat sama atau pencarian kecocokan yang mendekati. [range_lookup] diisi dengan nilai logika TRUE atau FALSE. TRUE untuk nilai pencarian dengan kecocokan yang mendekati sedangkan nilai FALSE untuk bentuk pencarian dengan kecocokan yang tepat sama. Jika [range_lookup] tidak diisi maka secara otomatis akan dilakukan bentuk pencarian dengan kecocokan yang mendekati.

  

Contoh Penggunaan Vlookup :
Perhatikan gambar di bawah ini :



 
 

Pada tabel data barang di sebelah kiri kita akan jadikan sebagai referensi untuk mengisikan data tabel invoice/kwitansi di sebelah kanan. Kita menginginkan kolom Nama barang dan kolom @ pada tabel invoice terisi secara otomatis berdasarkan tabel referensi (tabel data barang) dengan nilai pada kolom kode barang. Lakukan cara berikut ini :
1.   letakkan kursor pada cell H7 atau kolom Nama Barang pada tabel invoice
2.   ketiklah =VLOOKUP(G7,$A$4:$C$12,2,FALSE)
3.   lalu letakkan kursor pada cell J7 atau kolom @ pada tabel invoice
4.   ketiklah =VLOOKUP(G7,$A$4:$C$12,3,FALSE)
Untuk kolom jumlah pada tabel invoice merupakan perkalian dari kolom QTY dengan @ dapat anda ketik dengan =J7*I7 pada cell K7.


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "MICROSOFT EXCEL"

Posting Komentar